Seleksi Wawancara Calon Penerima Beasiswa Bank Indonesia Angkatan ke-2

 Tulungagung – FEBI. Pemberian beasiswa BI sebagai bentuk kerjasama antara Bank Indonesia dan IAIN Tulungagung sudah berjalan satu tahun. GenBI (Generasi Bank Indonesia) sebagai wadah mahasiswa-mahasiswa penerima beasiswa BI juga sudah terbentuk satu tahun ini. Selama itu, GenBI sudah menunjukkan eksistensinya dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak Bank Indonesia, Pihak Institusi dan Fakultas serta kegiatan intern GenBI sendiri. Saat ini, dari 40 anggota GenBI ada 16 mahasiswa yang sudah mendekati masa akhir kuliah dan sudah menyelesaikan tugas akhir kuliah (skripsi). Setelah mereka lulus/wisuda, otomatis kepesertaan mereka dalam GenBI maupun hak mereka sebagai penerima Beasiswa BI akan berakhir.

Untuk menggantikan 16 mahasiswa tersebut, maka pada hari Selasa, 19 Juli 2016, bertempat di Gedung KH. Syaifuddin Zuhri lt. 1, dilaksanakan seleksi wawancara oleh pihak Bank Indonesia terhadap mahasiswa yang mendaftar sebagai calon penerima beasiswa BI. Jumlah keseluruhan mahasiswa yang mengikuti seleksi wawancara ini adalah 44 mahasiswa. Kediatan dimulai dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Bpk. H. Dede Nurohman. Dalam sambutannya beliau menyampaikan perkembangan institusi maupun fakultas yang semakin pesat. Beliau juga menyampaikan harapan agar GenBI lebih meningkatkan eksistensinya terutama dalam kegiatan institusi dan fakultas. Acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Bpk. Abdul Rahman selaku wakil dari pihak BI. Beliau menyampaikan bahwa dalam proses wawancara, mahasiswa supaya menunjukkan seluruh potensi yang dimiliki. Beliau juga berharap agar mahasiswa yang terpilih nantinya benar-benar punya komitmen, tanggungjawab dan kontribusi terhadap negara, BI khususnya maupun terhadap Institusi.

Kegiatan seleksi wawancara mahasiswa calon penerima Beasiswa BI ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB. Seleksi dilaksanakan di 3 ruang yang berbeda oleh petugas dari BI yaitu Bpk. Abdul Rahman, Bpk. Danny Agustiono dan Ibu Merry Komala Dewi.