Hasil Survei Pemahaman Visi, Misi, dan Tujuan

a. Dosen

Diagram Pemahaman VMT Dosen

survei dosen

Keterangan:

Dari diagram diatas dosen Prodi Akuntansi Syari’ah sejumlah 30 dosen dengan rincian 7 dosen tetap sesuai PS dan 23 dosen tetap diluar PS. Rincian hasil survey sebagai berikut.

1. Item pertanyaan “pemahaman dosen atas keterlibatan penyusunan VMT” sebanyak 27 dosen atau sebesar 90% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 3 dosen atau sebesar 10% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 dosen atau 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

2. Dalam item pertanyaan “pemahaman dosen terhadap VMT” sebanyak 28 dosen atau sebesar 93% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 2 dosen atau sebesar 7% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

3. Item pertanyaan “pemahaman dosen terhadap komitmen untuk membuat rujukan VMT” sebanyak 26 dosen atau sebesar 87% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 4 dosen atau sebesar 13% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

4. Item pertanyaan “pemahaman dosen terhadap pencapaian tujuan sesuai proker merujuk pada VMT” sebanyak 29 dosen atau sebesar 97% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 1 dosen atau sebesar 3% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

5. Item pertanyaan “pemahaman dosen terhadap perbaikan berkelanjutan atas hasil progam kerja untuk mencapai VMT” sebanyak 26 dosen atau sebesar 87% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 4 dosen atau sebesar 13% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

6. Item pertanyaan “pemahaman dosen terhadap perbaikan berkelanjutan atas hasil progam kerja untuk mencapai VMT” sebanyak 29 dosen atau sebesar 97% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 1 dosen atau sebesar 3% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

b. Mahasiswa

Diagram Pemahaman VMT Mahasiswa

survei mahasiswa

Keterangan:

Dari diagram diatas mahasiswa Prodi Akuntansi Syari’ah sejumlah 533 orang dengan rincian angkatan 2017 (TS) sebanyak 258, angkatan 2016 (TS-1) sebanyak 209, dan angkatan 2015 (TS-2) sebanyak 66 orang. Rincian hasil survey sebagai berikut.

1. Item pertanyaan “pemahaman mahasiswa atas keterlibatan penyusunan VMT” sebanyak 386 mahasiswa atau sebesar 72% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 147 mahasiswa atau sebesar 28% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 mahasiswa atau 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

2. Dalam item pertanyaan “pemahaman mahasiswa terhadap VMT” sebanyak 390 mahasiswa atau sebesar 73% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 143 dosen atau sebesar 27% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

3. Item pertanyaan “pemahaman mahasiswa terhadap komitmen untuk membuat rujukan VMT” sebanyak 407 mahasiswa atau sebesar 76% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 126 mahasiswa atau sebesar 24% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.   

4. Item pertanyaan “pemahaman mahasiswa terhadap pencapaian tujuan sesuai proker merujuk pada VMT” sebanyak 304 mahasiswa atau sebesar 57% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 229 mahasiswa atau sebesar 43% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak mahasiswa atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

5. Item pertanyaan “pemahaman mahasiswa terhadap perbaikan berkelanjutan atas hasil progam kerja untuk mencapai VMT” sebanyak 217 mahasiswa atau sebesar 41% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 232 mahasiswa atau sebesar 43% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 84 mahasiswa atau sebesar 16% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

6. Item pertanyaan “pemahaman mahasiswa terhadap perbaikan berkelanjutan atas hasil progam kerja untuk mencapai VMT” sebanyak 386 mahasiswa atau sebesar 72% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 147 mahasiswa atau sebesar 28% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 mahasiswa atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

 

c. Tenaga Kependidikan

Diagram Pemahaman VMT Tenaga Kependidikan

survei tenaga kependidikan

Keterangan:

Dari diagram diatas tenaga kependidikan Prodi Akuntansi Syari’ah sejumlah 30 orang tendik dengan rincian 5 orang pustakawan, 3 orang laboran, 8 orang admin, 2 orang teknisi, dan 12 orang tenaga pembantu. Rincian hasil survey sebagai berikut.

1. Item pertanyaan “pemahaman tenaga kependidikan atas keterlibatan penyusunan VMT” sebanyak 27 tendik atau sebesar 90% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 3 tendik atau sebesar 10% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 tendik atau 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

2. Dalam item pertanyaan “pemahaman tenaga kependidikan terhadap VMT” sebanyak 28 tendik atau sebesar 93% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 2 tendik atau sebesar 7% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 dosen atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

3. Item pertanyaan “pemahaman tenaga kependidikan terhadap komitmen untuk membuat rujukan VMT” sebanyak 26 tendik atau sebesar 87% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 4 tendik atau sebesar 13% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.  

4. Item pertanyaan “pemahaman tenaga kependidikan terhadap pencapaian tujuan sesuai proker merujuk pada VMT” sebanyak 29 tendik atau sebesar 97% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 1 tendik atau sebesar 3% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

5. Item pertanyaan “pemahaman tenaga kependidikan terhadap perbaikan berkelanjutan atas hasil progam kerja untuk mencapai VMT” sebanyak 26 tendik atau sebesar 87% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 4 tendik atau sebesar 10% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 1 tendik atau sebesar 3% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.

6. Item pertanyaan “pemahaman tenaga kependidikan terhadap perbaikan berkelanjutan atas hasil progam kerja untuk mencapai VMT” sebanyak 29 tendik atau sebesar 97% memahami VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 1 tendik atau sebesar 3% kurang memahami dengan baik VMT Program Studi Akuntansi Syari’ah, sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak paham VMT Prodi Akuntansi Syari’ah, dan sebanyak 0 tendik atau sebesar 0% tidak tahu VMT Prodi Akuntansi Syari’ah.