Calon Pengurus HMJ BKI Dikader Melalui Diklat Keorganisasian

Foto Pemateri dan Peserta Diklat

Foto Pemateri dan Peserta Diklat

PERHATIAN! anda sedang berada dalam kawasan para calon konselor.
Halooo kawan, salam silaturrahim bagi kalian semua yang sedang membaca tulisan ini yayy ( kali saya mau bercerita sedikit seputar agenda tahunan teman-teman himpunan mahasiswa jurusan bimbingan konseling islam (BKI) IAIN Tulungagung angkatan 2019. Jadiii tanggal 8 Februari 2019 kemarin, himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) BKI kembali menyelenggarakan diklat keorganisasian sekaligus rapat program kerja. Meski acara selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan, tetapi hasil rapat program kerja sudah dirancang dan disetujui bersama oleh seluruh anggota pengurus dan calon pengurus HMJ.

Diklat bertema “Menumbuhkan Semangat Berorganisasi Untuk BKI yang Harmonis dan Berdedikasi” dihadiri oleh seluruh calon pengurus HMJ BKI semester 2 dan 4. Diketuai oleh vety puspita sari acara berjalan dengan lancaarrr jayaaa.
Acara berjalan dengan khidmat. Tidak disetel formal dan menegangkan, melainkan santai dan menyenangkan. Meskipun terjadi sedikit keterlambatan acara yang disebabkan Ibu Lilik Rofiqoh selaku ketua jurusan mendadak harus menghadiri rapat penting bersama petinggi kampus. Akan tetapi, acara tersebut tetap berjalan dengan baik seperti jadwal yang telah disusun oleh panitia sebelumnya.

Panitia telah mengundang 4 pemateri, diantaranya adalah mahasiwa aktif IAIN Tulungagung yang memiliki peran penting dalam organisasi kampus. Materi keorganisasian diisi oleh Huda selaku ketua HMJ BKI 2016. Huda mengatakan “tak satupun dari kita, sepintar kita semua”. Di dalam organisasi masing-masing anggota perlu 6 poin penting untuk mewujudkan tujuan berorganisasi yaitu niat belajar, totalitas, loyalitas, kompak, berani, dan bahagia. “Bahagia dulu baru sukses” ujarnya. Tuh ingat, bahagia itu penting gays. Kalimat yang umum tersebut jarang di sadari oleh mahasiswa. Huda juga memberi masukan atau saran kepada calon pengurus HMJ tentang buku-buku yang harus di baca guna mengasah keterampilan berorganisasi, yaitu bagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain, personality plus dan buku yang berjudul berfikir dan berjiwa besar.

Sedangkan materi keadministrasian dan kesekretariatan di isi oleh Nia Mawar Triana (semester 8), menjabat sebagai sektetaris dewan mahasiswa fakultas (DEMA-F). Nia mengulas tata cara kepenulisan undangan, proposal, dan LPJ. Alasan perlu adanya materi tersebut karena mahasiswa terutama pengurus HMJ perlu diberikan pembinaan dan bimbingan mengenai langkah-langkah dan alur surat-menyurat yang sudah benar, sesuai, dan konkret di kampus IAIN Tulungagung agar saat diberi amanah menjadi sekretaris mampu dan faham tentang tugas utama sekretaris.

Pukul 18.50 ketua senat mahasiswa fakultas (SEMA-F), Isrofil Amaryk (smt 8), memaparkan materi seputar kepemimpinan. Amaryk Mengatakan bahwasanya setiap orang memiliki jiwa kepemimpinan masing-masing, tetapi kembali kepada individu dalam mengembangkan jiwa tersebut. Di moderatori langsung oleh Thoriq selaku ketua HMJ BKI 2019, Isrofil juga menceritakan berbagai pengalaman organisasi selama kuliah. Mulai dari organisasi ekstrakampus hingga dalam kampus seperti unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan senat mahasiswa (SEMA). Materi terakhir oleh Ervana, anggota HMJ 2016, menyampaikan beberapa tahap manajemen strategi. Ervana sedikit menyinggung tentang pentingnya komitmen “Dalam berorganisasi komitmen itu penting. Seperti saya dulu, saya punya komitmen seperti ini ‘sesama anggota sekomunitas tidak boleh berpacaran’ itu saya dulu. Jadi anggota bisa profesional dalam menjalankan peranan tugasnya masing-masing.” Ujarnya. Tapi kalau tahun ini dikasih komitmen kayak gitu kira-kira setuju gak ya?

Puncak kegiatan dari seluruh acara ini adalaaaahh jeng-jeng.. penetapan program kerja (proker) per-divisi horeeeeee. Banyak proker yang diusulkan oleh masing-masing divisi. Salah satunya dari divisi akademisi dan keprofesian (AKPRO) di koordinatori oleh Maya (semester 4) mengusung 4 proker terdiri dari lomba, diskusi, seminar dan pelatihan, maupun study banding. Dengan didampingi Badar sebutan akrabnya selaku koordinator AKPRO 2016. Badar mengusulkan pelatihan motivator karena BKI tidak sebatas KONSELOR tetapi juga MOTIVATOR. Wuiiihh mantab gan.. (kasih aplaus yang banyaks). Harapan semua anggota meliputi, dari devisi akpro, informasi dan komunikasi (infokom), rumah tangga (RT), maupun seni, dapat terrealisasikan dengan baik dan sesuai target yang telah ditentukan.

Kurang lengkap rasanya jika diklat tidak dihadiri oleh mahasisawa BKI semester 6. Why? Karena para kating (kakak tingkat) tercinta kita sedang melaksankan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) nih. Tapi tak apaaa, Ketua HMJ BKI demisioner 2018, Rofiq Husnul Ma’afi (semester 6), kala itu sedang menjalankan KKN di sendang, Tulungagung. Rofiq masih menyempatkan diri mengunjungi adik tingkatnya sekedar menyampaikan beberapa motivasi kepada calon pengurus HMJ BKI. Wahhh demi siapa coba? Hihi. Mari kita doakan supaya lancar KKN-nya yaaaa.. AMIIIN

Okedeehh sekian cuplikan seputar diklat keorganisasian HMJ BKI yang super duper mengasyikkan. Semoga BKI bisa jadi lebih baik lagi dan semua proker yang telah disusun terlaksana sesuai waktu yang telah ditentukan. Aamiin ya rabbal ‘alamiin… agenda selanjutnya adalah khotmil qur’an. Ditunggu tanggal 22 februari yaaa. JANGAN LUPA HADIR. Bye-bye. Salam silaturrahim(.

Foto Peserta dan Alumni Sebagian HMJ Periode Sebelumnya

Foto Peserta dan Alumni Sebagian HMJ Periode Sebelumnya

oleh: Minkhatul Khoiriyah