MAHASISWA IKUT WORKSHOP/PELATIHAN: PENTINGKAH?

Mahasiswa Ikut Pelatihan/Workshop: Pentingkah?
Workshop Grafologi BKI IAIN TA

Tuntutan dalam persyaratan sebuah lamaran pekerjaan kini kian kompleks, yang mengharuskan seseorang itu mempunyai berbgai skill yang baik dan berguna untuk memajukan organisasi atau perusahaan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa ijazah kini tidak menjadi jaminan utama dalam penerimaan karyawan atau partner kerja baru, yang diutamakan dalam seleksi pekerjaan adalah sikap dalam bersosialisasi dengan lingkungan, skill atau keterampilan yang dimiliki dan sebuah pengalaman dalam proses menggerakkan roda organisasi berasama team. Sebuah kesalahan besar untuk seorang mahasiswa yang berfikir bahwa dengan mengandalkan ijazah saja seseorang mampu mencari pekrjaan yang layak (Yang diimpikan) dengan mudah.

Lulusan strata satu atau para sarjana baru kian tahun kian banyak, bahkan ratusan ribu sarjana dari seluruh indonesia lulus dalam tahun yang bersamaan. Lapangan pekerjaan yang sangat minim, melahirkan banyak pengangguran terdididik di mana-mana, dan hanya orang-orang yang mempunyai kelebihan (Skill yang baik) yang menjadi prioritas lembaga atau perusahaan. Daya saing dalam mencari sebuah pekerjaan kini terus meningkat, sudah menjadi hukum alam bahwa orang terbaik dari yang terbaiklah yang akan di utamakan dalam proses seleksi untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Maka dari itu, sangat diperlukannya kesadaran semua mahasiswa agar menggali keterampilan yang sesuai dengan dirinya sendiri, dan terus mengasahnya hingga mahir untuk pengaplikasian dilingkungan sekitar. Ikut dalam event-eventkemahasiswaan dan ikut dalam pelatihan keterampilan adalah sebuah cara yang efektif guna menemukan atau mengasah skill seseorang. Tak jarang kita temukan mahasiswa yang kurang berminat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, padahal itu memang di tujukan untuk menjadi sebuah bekal di masyarakat ketika sudah menjadi sarjana dan menjadi nilai lebih untuk melamar sebuah pekerjaan.

Dampak dari pelatihan atau workshop itu sangat baik sekali, selain mendapatkan ilmu, pengalaman dan relasi, peserta juga mendapatkan skill/keterampilan baru. Skill/keterampilan itulah yang akan menjadi nilai berharga untuk mengembangkan diri, dan menjadi nilai plus dalam diri untuk mempermudah mencari sebuah pekerjaan. Setiap manusia tentu menginginkan ilmu yang diperolehnya dalam proses belajar selama ini menjadi sebuah kebermanfaatan bagi orang lain, dan menjadi nilai jual tinggi dalam mencari nafkah untuk keluarga tercinta.

Menjadi sebuah keharusan untuk mahasiswa, akan kesadaran pentingnya memiliki sebuah skill (Hard skill maupun soft skill). Karena jika tidak sadar dan tidak segera siuman, pasti akan menjadi sebuah penyesalan yang sangat mendalam dalam hati ketika sudah lulus nanti. Memang, untuk mempelajari sebuah keterampilan tertentu tidaklah mudah dan butuh perjuanagan lebih, bahkan memakan waktu yang banyak. Tapi menurut pepatah “Usaha tidak akan menghianati hasil”, jadi dengan usaha yang terbaik, ikhtiar dan di sertai dengan do’a kepada Allah, Insyaallah kesuksesan hidup dunia dan akhirat tidak akan segan-segan untuk menghampiri kita.

“INGAT MAHASISWA, MAU TIDAK MAU KITA SEMUA AKAN BERSAING UNTUK MENCARI SEBUAH PEKERJAAN. JIKA KALAH, SIAP-SIAP UNTUK MASUK DALAM BARISAN RATUSAN RIBU PENGANGGURAN TERPELAJAR”

oleh: Alhaqqi_sAm