Etika Mengirim Pesan kepada Dosen

Etika mengirim pesan kepada dosen :

WhatsApp Image 2018-04-10 at 15.32.17
1. Perhatikan kapan waktu yang tepat untuk menghubungi Bpk/Ibu Disen. Pilihlah waktu yang biasanya tidak dipakai untuk beristirahat atau beribadah. Contoh: hindari menghubungi dosen di atas jam 20.00 WIB atau di saat waktu ibadah.
2. Awali dengan sapaan atau mengucapkan salam. Contoh: Selamat pagi Bapak/Ibu, atau Assalamualaikum (apabila kedua belah pihak sesama muslim).
3. Ucapkan kata maaf untuk menunjukkan sopan santun dari kerendahan hati Anda. Contoh: “Mohon maaf mengganggu waktu Ibu/Bapak”.
4. Setiap dosen pasti menghadapi ratusan mahasiswa setiap harinya dan tidak menyimpan nomor kontak seluruh mahasiswa. Maka, pastikan Anda menyampaikan identitas Anda di setiap awal komunikasi/percakapan. Contoh: “Nama saya Putri, mahasiswa jurusan PGMI kelas 6J”.
5. Gunakan bahasa yang umum dimengerti, tanda baca yang baik dan dalam konteks formal. Hindari menyingkat kata seperti ‘dmn, yg, ak, kpn, otw, sy’. Hindari kata ganti non formal seperti ‘aku, ok, iye, dll’.
6. Tulislah pesan dengan singkat dan jelas. Contoh: “Saya, memerlukan tanda tangan Bapak/Ibu di laporan KKN saya. Kapan kiranya saya dapat menemui Bapak/Ibu?” Ingat ya to the poin gak pake mulek. Langsung ke pokok masalahmu apa
7. Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih atau salam sebagai penutup.


Speak Your Mind

Your email address will not be published. Required fields are marked *

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>