Monthly Archives: April 2019

FOSIL

FOSIL

fosil

          Fosil (forum silahturahim) HMJ PGMI IAIN TA yang diadakan pada hari minggu 17 Maret 2019 di Auditorium IAIN TA. Alasan diadakannya acara ini adalah untuk mempererat ukhuwah tali silahturohim antara pengurus HMJ Periode 2019/2020 dengan para alumni-alumni HMJ PGMI. Acara dibuka pukul 08.00 WIB dengan pembacaan ayat suci al-qur’an, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IAIN Tulungagung. Dan dilanjutkan serah terima jabatan dari ketua Domisioner Hamim Borhani kepada ketua terpilih Mohammad Asfiyaul Musbikin. Setelah serah terima jabatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua pelaksana FOSIL, ketua HMJ PGMI, dan Ketua Jurusan PGMI.

            Dalam acara tersebut tidak hanya sekedar silahturahim saja, tetapi dalam acara tersebut juga diisi materi oleh para senior untuk para juniornya, agar para junior mampu menjalankan amanahnya selama satu tahun kedepan dengan penuh tanggung jawab. Materi yang disampaikanpun tidak hanya tentang keorganisasian saja, tetapi juga ada kaderisasi dan IMPI. Dengan adanya materi-materi ini diharapkan dapat memotivasi para junior agar lebih semangat dan tidak asal-asalan dalam melangkah dan  mempunyai dasar dari para senior. Dan perlu kita ketahui bahwa alumni sangat berperan untuk membimbing dan menyukseskan acara HMJ saat ini. Selain itu, mereka bisa dijadikan sebagai tolak ukur bagi pengurus HMJ PGMI yang baru agar nantinya bisa menjadi lebih baik dan lebih lebih terampil dalam berbagai aspek. Dan seperti kita ketahui juga bahwa HMJ PGMI ini tidak pernah sepi dengan acara, dan hal itu juga tidak lepas dari bimbingan dari para alumni.

FORLING

FORLING

forling

FORLING atau Forum Keliling merupakan agenda rutinan HMJ PGMI IAIN Tulungagung Bidang PPIM (Pengembangan pendidikan dan Intelektual Mahasiswa) yang dilaksanakan sebelum HMJ PGMI mengadakan event-event yang cukup besar, seperti PGMI IN ART ataupun AKMY (Audisi Kakang Mbakyu) PGMI dan DI (Dialog Interaktif). Forling merupakan salah satu agenda HMJ PGMI yang diadakan di luar wilayah kampus, sehingga pelaksanaanya bertenpat di salah satu anggota pengurus HMJ PGMI. Tujuan diadakan agenda forling adalah untuk memupuk sikap kekeluargaan dan kekompakan pengurus HMJ PGMI. Oleh karena itu, kegiatan ini dikemas seperti kegiatan diskusi yang membahas rancangan event-event yang akan dilaksanakan, serta keluh kesah para pengurus dalam pengabdiannya di HMJ PGMI IAIN Tulungagung. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus HMJ aktif dan pengurus domisioner.

Kali ini kegiatan forling diadakan di kediaman Fani Agustiar, koordinator bidang LITBANG HMJ PGMI yang beralamatkan di Jati Rejo-Kanigoro-Kras-Kediri, dengan topik pembahasan FOSIL (Forum Silaturohim), AKMY (Audisi Kakang Mbak Yu) dan Upacara Peringatan Hari Kartini. Hampir sama dengan sebelumnya, forling kali ini diadakan pada hari sabtu malam minggu. Walaupun demikian, teman-teman HMJ PGMI cukup antusias dalam menghadiri kegiatan forling tersebut. Seperti biasanya, forling ini termasuk kegiatan non formal dimulai dengan saling tegur sapa, sholat magrib yang dilanjutkan dengan tahlil bersama, serta sholat isya’. Setelah itu dilanjutkan dengan sharing dengan perwakilan dari IMPI yang merupakan salah satu Dewan Kehormatan IMPI yang biasa disapa Mbak Eka dari Palembang, yang merelakan waktunya untuk berbagi cerita pengalamanya kepada pengurus HMJ PGMI. Keesokan harinya dilanjutkan dengan diskusi yang membahas rancangan event-event yang akan dilaksanakan. Dimulai dari Bidang KRT (Kepengurusan Rumah Tangga) selaku panitia utama dari FOSIL, dengan ketua pelaksananya Ichsanu Aqiel S. (PGMI 2E). Lalu Bidang SB (Seni Budaya) selaku panitia utama dari event AKMY, dengan ketua pelaksananya Alfi Roizatul F. (PGMI 2G). Dilanjutkan dengan bidang PPIM (Pengembangan pendidikan dan Intelektual Mahasiswa) selaku panitia utama dari event Upacara Peringatan Hari Kartini, dengan ketua pelaksananya Dwi Fitri F. (PGMI 2E). Diskusi berjalan dengan lancar walaupun banyak pendapat yang berbeda dari teman-teman HMJ, tetapi hal ini masih bisa diselesaikan.

RAKER HMJ PGMI PERIODE 2019-2020 TAHUN 2019

 

RAKER HMJ PGMI PERIODE 2019-2020 TAHUN 2019

raker

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN TULUNGAGUNG telah melaksanakan Program Kerja (PROKER) sekaligus Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) pada tanggal 9-10 Februari 2019 dengan harapan mahasiswa yang baru masuk organisasi HMJ atas dasar cinta dan berjuang demi memajukan organisasi, masuk dalam organisasi karena ikhlas bukan karena keterpaksaan, dan bisa meningkatkan mutu maupun kuliatas dari HMJ.

Kegiatan ini dimulai pada sabtu siang tanggal 9 Februari 2019 di Aula UKM IAIN TULUNGAGUNG. Pada acara ini dihadiri oleh seluruh anggota HMJ PGMI periode 2019-2020 dan beberapa tamu undangan dari para domisioner. Dimulai dari pengenalan BPH (Badan Pengurus Harian) dan CO Bidang kemudian pengenalan program kerja hingga penyampaian beberapa materi. Pada saat rapat program kerja setiap bidang melalukan musyawarah untuk menyusun program-program kerja yang akan dilaksanakan selama satu periode kedepan. Hasil dari tiap bidang kemudian dimusyawarahkan lagi dengan seluruh anggota yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Setelah melaksanakan program kerja dengan lancar, pada tanggal 10 Februari 2019 HMJ PGMI melaksanakan kegiatan yang kedua yaitu Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) dipantai bayam dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan dan persatuan seluruh anggota. Dengan agenda yang pertama yaitu membersihkan sampah yang ada disepanjang pesisir pantai lalu berlanjut dengan beberapa permainan. Tujuan dari permainan tersebut yaitu untuk mempererat solidaritas, kekompakan serta menumbuhkan sikap sportifitas yang tinggi. Dengan diiringi keseruan dari seluruh bidang untuk menampilkan pensi atau yel-yel dari masing-masing bidang.

Menjelang sore, kegiatan DIKLAT ditutup dengan sambutan dari BPH, CO perbidang, juga tak luput dari para domisioner yang hadir dikegiatan tersebut. Wejangan-wejangan juga motivasi dari para domisioner maupun CO dan BPH menjadi pintu untuk membangkitkat semangat seluruh anggota dengan membuat HMJ PGMI menjadi lebih baik, berjaya dan lebih maju lagi.

PENGUMUMAN PENDAFTARAN WISUDA

REVISI PENGUMUMAN PENDAFTARAN WISUDA

PERIODE I TAHUN 2019

Foto dari Anto

BEDAH BUKU “PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN PROBLEMATIKA PENDIDIKAN TINGGI”

BEDAH BUKU “PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN PROBLEMATIKA PENDIDIKAN TINGGI”

a2bbccddde163aef3be55d611a0d2e5a

Tulungagung –Selasa, 16 April 2019 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung menggelar acara Bedah Buku dengan judul “Pendidikan Di Era Revolusi Industri 4.0 Dan Problematika Pendidikan Tinggi.” Kegiatan tersebut dilakasanakan di Aula Lantai 6 Gedung Arief Mustaqiem IAIN Tulungagung.

Pada kegiatan bedah buku tersebut menghadirkan penulis langsung, yaitu Dr. H. Ahmad Zaki Mubarak, S.Pd., M.Si. dan Dr. Agus Zaenul Fitri, M.Pd. sebagai narasumber pembanding dan Dr. H. Mochamad Arif Faizin, M.Ag. sebagai moderator. Acara tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga dan dihadiri oleh beberapa pejabat di lingkungan FTIK IAIN Tulungagung. Peserta bedah buku ini adalah para mahasiswa dan dosen di lingkungan FTIK IAIN Tulungagung.

Sebagai penulis, Dr. Zaki sapaan akrabnya mengatakan bahwa “Pendidikan harus memanusiakan manusia (humanis) tetapi juga dapat mengikuti perkembangan teknologi.” Beliau menyampaikan bahwa perkembangan teknologi sudah tidak bisa dibendung lagi, kita sudah memasuki revolusi industry 4.0. Oleh karena itu pesan beliau pada era ini harus mengetahui kata kuncinya, yaitu: simfaca (simpler (teknologi harus sederhana), faster (teknologi di PT harus berbasis online), cheaper (teknologi harus murah dapat dijangkau), dan accessable (mudah diakses)).

Disela-sela penjelasannya, beliau menyoroti maraknya belanja online. Model belaja seperti ini banyak disenangi orang karena murah dan mudah dilakukan. Selain itu, Dr. Zaki juga berpesan bahwa para mahasiswa harus menguasai kata kunci sinfaca untuk menghadapi revolusi industry 4.0. Selain itu, pesan untuk pengelola PT hendanya kurikulum yang disusun menjadikan pembelajaran yang menyenangkan dan harus ada sinergi antara psikologi dan kompetensi.

Lebih lajut, Dr. Zaki menyampaikan Kompetensi (4K) yang harus dikuasai, yaitu: 1) Berpikir Kritis dan problem solving. Bertanya merupakan awal berpikir kritis. Awal dari kreatif, inovatif, produktif. Ke depan tidak ada pekerjaan yang benar-benar settle. Banyak pekerjaan yan0g tidak dapat diprediksi; 2) Kolaboratif. Pendidikan di era revolusi industry 4.0 tidak hanya transfer of knowledge; 3) Kreatif. Menciptakan sesuatu yang baru; dan 4) Komunikatif terhadap literasi (melek bahasa). Di akhir penjelasannya beliau menambahkan bahwa numerasi juga harus ditingkatkan, sains, dan literasi financial.

PENGUMUMAN TENTANG PERUBAHAN JADWAL PENDAFTARAN UJIAN SKRIPSI GELOMBANG III SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2018/2019

 

Pengumuman tentang perubahan jadwal pendaftaran ujian skripsi Gelombang III semester genap III T.A 2018/2019 dapat diunduh disini