Home » AKADEMIK » KKL » KKL MAHASISWA “PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA TADRIS IPS DI BIDANG EKONOMI, SOSIOLOGI, GEOGRAFI, DAN SEJARAH MELALUI FIELD TRIP DI TULUNGAGUNG – KEDIRI”

KKL MAHASISWA “PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA TADRIS IPS DI BIDANG EKONOMI, SOSIOLOGI, GEOGRAFI, DAN SEJARAH MELALUI FIELD TRIP DI TULUNGAGUNG – KEDIRI”

Tulungagung -Kuliah Kerja Lapangan atau biasa yang disebut KKL telah dilaksanakan oleh mahasiswa jurusan Tadris IPS pada Rabu pagi sampai sore hari (18/04/2018). KKL ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Tadris IPS semester 2. Tercatat sebanyak 86 mahasiswa mengikuti KKL ini.

Walau ada hambatan dan sempat berganti-ganti rencana lokasi KKL, tetapi semua dapat dilalui dengan baik, hal ini bukan lain karena dukungan panitia, dukungan para dosen, dukungan ketua jurusan, dan kerjasama teman-teman mahasiswa Tadris IPS semester 2.

Berangkat pada pukul 07.00 WIB dan tiba di kota Kediri pukul 08.00 WIB. Tujuan pertama kami yaitu di Industri Kerajinan Tenun Ikat “Medali Mas” tepatnya di Desa Bandar Kidul, Kota Kediri. Disana kami mendapat arahan langsung dari Ibu Siti Ruqoyah yang merupakan pemilik Kerajinan Tenun Ikat. Kami juga dapat melihat proses pembuatan tenun ikat. Kerajinan Tenun Ikat sendiri didirikan oleh Bapak Munawar (suami Ibu Ruqoyah). Dahulu beliau bekerja di tempat orang lain, kemudian ia tekuni, hingga pada tanggal 27 Februari 1989 dapat mendirikan usaha Kerajinan Tenun Ikat dan mempunyai merk sendiri yaitu “Medali Mas”. Kemudian usaha ini terus berkembang hingga sekarang mencapai omset ratusan juta perbulan. “Omset kami kurang lebih 250 juta perbulan”, kata Ibu Ruqoyah.

Kemudian pukul 10.00 WIB kami melanjutkan perjalanan ke Goa Selomangleng, Kota Kediri. Menurut cerita dari pengelola Goa Selomangleng, Goa ini dahulunya dijadikan pertapaan Dewi Kilisuci yang merupakan putri mahkota Raja Erlangga. Dewi Kilisuci yang tidak menginginkan tahta kerajaan dan ingin melepaskan diri dari hal –hal duniawi, kemudian ia tapabrata di Goa Selomangleng. Saat memasuki goa kami mencium aroma dupa dan ruangan yang gelap sekali. Terdapat 3 ruang dalam goa, dan didinding goa kami melihat banyak sekali relief.

Kemudian kami berkunjung ke Museum Erlangga yang lokasinya tak jauh dari Goa Selomangleng. Museum Erlangga terdiri dari 2 bangunan, Museum Etnografi dan museum Arkeologi yang banyak menyimpan peninggalan-peninggalan purbakala. Disana kami mendapat wawasan baik dari keterangan-keterangan yang kami baca maupun dari informasi yang disampaikan oleh pengelola Museum.

Pukul 12.00 WIB kami melanjutkan pejalanan dan sholat dzuhur di Masjid Yonif 521. Kemudian kami istirahat dan makan siang di hutan Joyoboyo kota Kediri. Perjalanan kami lanjutkan ke tujuan terakhir yaitu Monumen Simpang Lima Gumul, kami tiba disana pukul 15.00 WIB. Setibanya disana kami memasuki lorong bawah tanah yang dindingnya terdapat foto-foto kegiatan dan wisata Kabupaten Tulungagung. Banyak juga masyarakat yang berkunjung untuk besantai dan foto-foto.

Selepas itu, kami pulang dan sampai di IAIN Tulungagung pukul 17.00 WIB. “Kuliah Kerja Lapangan ini selain memberi banyak manfaat tetapi juga sangat seru, semoga teman-teman semua wawasannya bertambah dan untuk KKL kedepannya dapat lebih baik”, ujar Moch. Fika Muwafiki (Ketua Panitia). (Yuni Asih_TIPS)


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>