Home » AKADEMIK » STUDY LAPANGAN DAN NAPAK TILAS DI WILAYAH MATARAM

STUDY LAPANGAN DAN NAPAK TILAS DI WILAYAH MATARAM

STUDY LAPANGAN DAN NAPAK TILAS DI WILAYAH MATARAM

11

Tulungagung, (27/10/2018) – Bertempat di Yogyakarta Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) FTIK IAIN Tulungagung angkatan 2016 mengadakan Study Lapangan selama 3 hari yaitu pada hari Selasa-Rabu, 23-25 Oktober 2018 dengan mengambil tema “Kajian IPS Terpadu melalui Peradaban di wilayah Mataram”. Dengan di dampingi beberapa dosen Tadris IPS yaitu Anggoro Putranto M.Sc, Nur Istroatul Khusna M.Pd, Choiru Umatin M.Pd, dan Hany Nurpratiwi M.Pd. Sebanyak 47 mahasiswa semester 5 ikut dalam acara tersebut, yaitu dari Tadris IPS Kelas A dan B.
Tujuan pertama dalam Study Lapangan kali ini adalah menggali informasi di Pantai Parangtritis, Parangkusumo dan Sendun (Gumuk Pasir) tentang kondisi fisiologis, potensi dan perkembangannya, analisis resiko bencana dan kebijakan yang harus dilakukan dengan adanya permasalahan yang ada di wilayah tersebut. Ditempat ini mahasiswa dibagi menjadi 4 kelompok. Dan Museum Geospasial menjadi tujuan kedua rombongan, di sana rombongan disuguhkan bagaimana proses terjadinya gumuk pasir. Serta dilanjutkan pada tujuan ketiga yaitu Desa Wisata Gerabah Kasongan. Mahasiswa melakukan wawancara langsung dengan para pengrajin maupun penjual gerabah mulai dari profil dan sejarahnya, bagaimana sikap perilaku penjualnya, persiapan memulai usaha, permasalahan dan resiko, strategi pemasaran, dan juga keterampilan menjual maupun bernegosiasi.
Seusai dari Wisata Gerabah Kasongan rombongan menuju ke penginapan untuk kemudian mempresentasikan hasil daripada kegiatan yang telah dilakukan di Pantai Parangtritis, Parangkusumo, dan Sendun. Setiap kelompok memaparkan hasil lapangan mereka dengan diwakili salah satu dari anggota kelompok. Diskusi pun mulai memanas tatkala ada beberapa tanggapan maupun pertanyaan dari dosen. Dalam hal ini juga ada reward bagi presenter dan kelompok terbaik 1, 2, dan 3. Yang pada akhirnya dimenangkan oleh kelompok 2, dan presenter terbaiknya pun juga dari kelompok 2.
Pagi harinya rombongan menuju Taman sari, dibantu tourguide yang menjelaskan bahwa taman sari merupakan bekas taman atau kebun istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Taman Sari juga merupakan tempat rekreasi para keluarga kerajaan dan juga sebagai benteng pertahanan. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Selain melihat benda-benda bersejarah, di keraton juga sedang ada pagelaran gamelan. Dan tujuan terakhir dari Study Lapangan adalah Museum Merapi, selain bisa melihat langsung bagaimana gunung merapi sebelum dan sesudah meletus, di sana juga banyak terdapat sisa peralatan rumah tangga pasca meletusnya gunung merapi tahun 2010 silam.
Selama 3 hari melakukan Study Lapangan tentunya banyak sekali pelajaran maupun pengalaman yang didapatkan, tidak hanya diterapkan di wilayah kampus tetapi juga pada masyarakat luas. Selain itu setelah melakukan Study Lapangan mahasiswa Tadris IPS juga harus membuat sebuah laporan secara terpadu dari hasil selama 3 hari di Yogyakarta berdasarkan tema yang ada. (Diana/Tadris IPS 5B)</p>


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>