Home » KEGIATAN ILMIAH » Workshop

Category Archives: Workshop

WORKSHOP MOJOKERTO

Tadris IPS IAIN Tulungagung Gelar Workshop di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Mojokerto

IMG-20180904-WA0000

TULUNGAGUNG – Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FTIK IAIN Tulungagung mengadakan kegiatan Workshop Registrasi dan Konservasi Cagar Budaya yang berada di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Mojokerto dengan mengundang Narasumber dari Pusat Informasi Majapahit Trowulan Mojokerto pada Senin, (27/08/2018). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali ilmu bagi mahasiswa Prodi Tadris IPS untuk bisa melestarikan cagar budaya. Kegiatan workkshop ini merupakan bagian dari SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). Kegiatan ini dikhususkan untuk mahasiswa Tadris IPS semester 5 dan 7 dengan dibimbing Dosen Prodi Tadris IPS. Keberangkatan dari IAIN Tulungagung dengan 2 Bis, 1 Hi-Ace dan 1 mobil pribadi dari pukul 04.30 WIB, dan tiba pukul 07.30 WIB rombongan di tempat tujuan yaitu BPCB Mojokerto.

Pukul 09.00 WIB acara pembukaan dimulai dengan pembawa acara yaitu Nur Isroatul Khusna, M.Pd yang merupakan salah satu dosen Tadris IPS. Sambutan pertama oleh Ummu Sholihah, S.Pd.,M.Si ketua jurusan Tadris IPS. Beliau menegaskan “bahwa kegiatan ini sangat penting utamanya untuk jurusan Tadris IPS, karena tidak hanya materi saja yang diberikan pada workshop kali ini tetapi juga beberapa praktek langsung. Kelak mahasiswa bisa menerapkan langsung dilapangan untuk menghargai dan melestarikan cagar budaya”. Memang demikian dan semoga selanjutnya bukan hanya workshop tentang sejarah saja tetapi juga bidang kajian ilmu IPS lainnya. Mengingat IPS banyak kajian ilmunya seperti ekonomi, geografi, sosiologi, politik, antropologi, masih banyak lagi. Begitu juga sambutan kepala BPCB Mojokerto yang dipercaya membuka acara dan menyampaikan “ini adalah kali pertama di PIM ada acara seperti ini, walaupun acara hanya satu hari tetapi itu sudah bisa mencakup semuanya”, tuturnya.

Setelah pembukaan usai dilanjutlah workshop sesi pertama dengan materi “Konservasi Gerabah” yang disampaikan oleh Ning Suryati, S.S dengan dimoderatori oleh Anggoro Putranto, S.Pd., M.Sc. Selain dijelaskan tentang pengertian, prinsip, metode konservasi peserta juga langsung praktek mengenai pembersihan dan perakitan gerabah. Peserta yang telah dibagi 8 kelompok nampak begitu antusias menyambung gerabah yang sudah rusak dan hasil dari proses penyambungan sungguh luar biasa karena seperti kondisi semula yang utuh.

IMG-20180904-WA0001

Selanjutnya materi kedua disampaikan oleh Ahmad Kholif Yulianto,S.S yang dimoderatori oleh Hendra Pratama, M.Pd dengan materi “Registrasi Objek yang diduga sebagai Cagar Budaya”. Pada materi ini pembahasannya sangat luas sehingga memancing banyak pertanyaan baik dari peserta maupun moderatornya. Materi ini juga ada praktek langsung yaitu pendokumentasian (registrasi) visual yang dipandu langsung oleh pakarnya. Selesai materi kedua ditutuplah acara tersebut oleh ketua jurusan Tadris IPS dan dilanjutkan pemberian kenangan-kenangan kepada pihak BPCB Mojokerto dan PIM. Sekitar pukul 15.30 WIB rombongan kembali ke Tulungagung. (Diana/17209163042)

Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial mengadakan Diskusi Ilmiah dengan tema “Penggunaan Aplikasi Mendeley Dalam Pembuatan Karya Ilmiah”

mendelayTulungagung – Senin, 9 April 2018 Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial menggelar diskusi ilmiah untuk mahasiswa berbagai jurusan dan umum. Mulai dari jurusan tadris IPS, tadris matematika, Tadris Fisika, PIAUD, dan guru sekolah. Agenda ini dilaksanakan di lantai 6 gedung Arif Mustaqiem mulai pukul 08,00 sampai pukul 12.00. Acara tersebut mengusung tema “karya tulis ilmiah dengan aplikasi mendeley”
Acara ini dibuka langsung oleh Dr. Muniri, M.Pd selaku wakil dekan 3 FTIK IAIN Tulungagung. Beliau menyampaikan sambutannya dihadapan 220 peserta bahwa dengan berbagai aktivitas dan program tadris IPS semoga kedepan Tadris IPS semakin maju dan siap berkarya diberbagai bidang keilmuan.
Acara dilanjutkan dengan diskusi ilmiah oleh dua narasumber ahli. Narasumber pertama adalah Ibu Ummu Sholihah, S.Pd., M.Si Ketua Jurusan Tadris IPS Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Tulungagung. Beliau menyampaikan tentang “pengantar awal berupa definisi dari karya ilmiah itu sendiri, selain itu juga dijelaskan kaitannya dengan klasifikasi karangan, prinsip-prinsip umum penulisan sebuah karya ilmiah, ciri-ciri karya ilmiah, tujuan pembuatan karangan ilmiah itu sendiri, jenis-jenis karya ilmiah dan yang terakhir proses menulis karya ilmiah”. Beliau menggaris bawahi tentang pentingnya karya ilmiah bagi mahasiswa sejak dini.

Narasumber kedua adalah Beni Asyhar, S.Si., M.Pd. dosen Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Tulungagung menyampaikan mengenai “pengantar awal kaitannya dengan aplikasi mendeley sendiri, dimana mendeley adalah sebuah perangkat lunak yang diilhami oleh sebuah upaya untuk mengintegrasikan “cititation dan reference manager” kedalam sebuah jejaring sosial. Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa mendeley dapat diaplikasikan pada MS Windows, dapat menampilkan metadata dari sebuah file PDF secara otomatis, dapat membackup dan sinkronisasi data dari beberapa komputer dengan akun online, smart filtering dan tagging, impor dokumen dari makalah penelitian dari situs-situs eksternal, fitur jejaring sosial, iPhone maupun iPad app”.
Peserta diskusi ilmiah sangat antusias dalam mengikuti acara dari awal hingga akhir. Hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah peserta yang hadir dari berbagai jurusan di IAIN Tulungagung. Acara inipun juga dimeriahkan dengan menampilkan grup sholawat jauharul qalbi tadris ilmu pengetahuan sosial yang diikuti oleh mahasiswa jurusan tadris IPS. selain itu ketika ada pergantian narasumber, panitia siap dengan lantunan lagu lagu yang dibawakan oleh dosen dan mahasiswa tadris IPS sehingga acara selalu Nampak hidup dan mengalir.

Ketua Pelaksana diskusi ilmiah, Eki Kurnia Shandy, mengungkapkan bahwa acara ini adalah inisiatif ketua jurusan dan himpunan mahasiswa jurusan tadris IPS mengingat minimnya karya ilmiah mahasiswa sedangkan mahasiswa dituntut sebagai agent of change dan agent of development.
Argument tentang aplikasi mendeley, saat ini sitasi dapat dilakukan secara otomatis menggunakan software pengelola referensi dari yang berlayar sampai yang gratis untuk digunakan. Software pengelola referensi yang paling dikenal di Indonesia adalah aplikasi EndNote dan Mendeley. Mendeley mempunyai kelebihan dibandingkan EndNote karena dapat di download secara gratis. Kentungan mendeley sebagai software pengelola referensi ini sangat kompatibel dengan program pengolah kata Microsoft Word, Mac Word, dll. Mendeley sangat mudah dalam instansi dan penggunaannya. Dapat membuat sitasi otomatis, membuat daftar sitasi otomatis, dapat mengurutkan daftar pustaka sesuai urutan sitasi, dan masih banyak kelebihan yang lainnya. Software mendeley ini seharusnya dipublikasikan melalui sosialisasi ataupun diskusi ilmiah oleh lembaga pendidikan sekolah maupun perguruan tinggi. Sehingga kekeliruan dalam membuat sitasi atau kutipan dan daftar pustaka dari karya orang lain bisa dikurangi serta tindakan plagiarisme yang sengaja maupun tidak sengaja dapat dihindari.

Berdasarkan argumen tersebut, Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial muncul ide untuk mendatangkan ahli aplikasi mendeley yang memaparkan secara konseptual dan juga praktik. Peserta yang hadir diwajibkan membawa laptop untuk memperlancar proses pemahaman. Acara ini mengharapkan nantinya mahasiswa tidak ragu ragu lagi dan termotivasi dalam membuat karya ilmiah setelah memperoleh ilmu dalam diskusi ilmiah ini. (Eki Kurnia Shandy_TIPS)