Mengundang Ketua Himpunan Kimiawan Indonesia, Jurusan Tadris Kimia Melaksanakan Seminar Nasional

semnas 19Pada hari rabu tanggal 27 November 2019, bertempat di aula lantai 6 gedung Arif Mustakim, HMJ Tadris Kimia mengadakan acara Seminar Nasional dengan tema “Pengembangan Riset Sains dalam Mendukung Profesionalisme Pendidik di Era Revolusi Industri 4.0″.Terdapat dua pemateri dalam seminar nasional ini. Pemateri pertama adalah Bapak Tatas H.P Brotosudarmo, Dipl. Chem. Ph. D.(Ketua Himpunan Kimiawan Indonesia) dan pemateri kedua adalah Ibu Ifah Silfianah, M. Pd.(Dosen Jurusan Tadris Kimia) dengan dimoderatori oleh Ibu Silvia Rahmi Ekasari, S.T.,M.T.

Dalam seminarnya pemateri pertama Bapak Tatas memyampaikan bahwa dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 ada empat kunci yang harus disiapkan indonesia. “Ada empat hal kunci yang harus disiapkan Indonesia menghadapi tantangan revolusi era kini, yaitu ilmu pengetahuan, keterampilan, sikap hidup-nilai kebangsaan, dan budaya (IKSB). Yang kerap terjadi, sebagian besar waktu, uang dan energi dihabiskan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan lewat pendidikan formal, nonformal dan informal. Sebagian besar kegagalan individu dan organisasi ada pada sisi membentuk sikap hidup dan budaya manusia Indonesia.” paparnya.semnas 19-min
Selanjutnya pemateri kedua ibu ifah menyampaikan bahwa sangat penting seorang pendidik menjaga profesionalisme dalam proses pembelajaran diera revolusi industri 4.0. “Seorang pendidik harus mampu profesional dalam melakukan pengajaran. Memang dalam era ini sebagian besar peserta didik banyak yang sudah melek teknologi sehingga dengan mudah para peserta didik mencari jawaban atas tugas soal-soal yang dikerjakan. Maka sebagai seorang pendidik harus mampu mengolah soal atau memberi tugas seperti contohnya tipe PBL atau PJBL, STEM yang bertujuan agar peserta didik bisa melatih kemampuanya berdiskusi, memecahkan masalah dan berpikir kritis. Selain itu, hal yang tidak kalah penting adalah penanaman karakter yangbaik. Peran Guru tidak akan tergantikan oleh kecanggihan teknologi jika guru menanamkan nilai-nilai karakter yang baik” tutur ibu ifah. Semoga Seminar Nasional ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kepada para peserta.